Kemendagri Mau Data Lebih Rapi: Indikator Bareng Disiapkan Buat Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

Pemerintah lagi ngebut cari cara biar pertumbuhan ekonomi makin terasa dampaknya ke masyarakat. Salah satunya lewat penyusunan indikator bersama yang bisa dipakai lintas kementerian dan daerah.

folkkalimantan.com
, JAKARTA – Pemerintah lagi ngebut cari cara biar pertumbuhan ekonomi makin terasa dampaknya ke masyarakat. Salah satunya lewat penyusunan indikator bersama yang bisa dipakai lintas kementerian dan daerah.

Langkah ini didorong langsung oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) supaya program pengentasan kemiskinan, pengangguran, sampai pengelolaan lingkungan jadi lebih terukur dan nggak jalan sendiri-sendiri.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, saat Rapat Koordinasi (Rakor) di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jumat (27/2).

Biar Kebijakan Nggak Asal Jalan

Menurut Tomsi, semua program bakal lebih efektif kalau pakai data yang sama dan indikator yang jelas. Jadi, pemerintah pusat sampai daerah punya “bahasa” yang seragam saat bahas masalah ekonomi dan sosial.

“Persepsi kita perlu sama, baru kita mencoba untuk mengurai masalah,” ujarnya.

Ia menekankan, setiap kabupaten/kota wajib punya data dasar yang lengkap dulu. Setelah itu, indikator disamakan supaya evaluasi kebijakan bisa lebih presisi, mirip seperti rapat pengendalian inflasi yang rutin digelar.

Rakor Rutin Tiap Bulan

Bukan cuma sekali kumpul, Kemendagri pengin rakor soal ekonomi, kemiskinan, dan pengangguran digelar minimal sebulan sekali. Tujuannya biar perkembangan tiap daerah bisa dipantau terus, bukan cuma laporan tahunan.

Tomsi berharap, pertemuan rutin ini bikin koordinasi makin solid dan hasilnya benar-benar terasa buat masyarakat.

BPS Diminta Perkuat Data

Dalam forum itu, Kemendagri juga minta dukungan penuh dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk penyediaan data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Soalnya, tanpa data valid, kebijakan berisiko meleset dari target.

Banyak Pejabat Ikut Hadir

Rakor ini juga dihadiri sejumlah pejabat lintas kementerian dan lembaga, di antaranya:

Sonny Harry Budiutomo Harmadi (Wakil Kepala BPS)

Kementerian Sosial Republik Indonesia

Inspektorat Jenderal Kemendagri dan jajaran pusat data

Pertemuan digelar menjelang waktu berbuka puasa, sekaligus jadi momen diskusi santai tapi produktif antarinstansi.

Intinya, Kemendagri pengin semua pihak satu suara: data rapi, indikator jelas, kebijakan tepat sasaran. Harapannya, ekonomi naik, kemiskinan turun, dan pengangguran makin terkendali.

Sumber : MMC Kalteng

Lebih baru Lebih lama