![]() |
| TikTok membantah rumor yang menyebutkan platform perdagangan elektronik Tokopedia akan ditutup dan digantikan oleh TikTok Shop. TikTok menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. FOTO-REPUBLIKA |
FOLKKALIMANTAN.COM, JAKARTA — TikTok membantah rumor yang menyebutkan platform perdagangan elektronik Tokopedia akan ditutup dan digantikan oleh TikTok Shop. TikTok menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (7/2/2026), juru bicara TikTok menyatakan perusahaan tetap berkomitmen mengembangkan Tokopedia di Indonesia.
“Kami mendengar rumor mengenai masa depan Tokopedia. Rumor tersebut tidak benar. Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia,” ujar juru bicara TikTok dilansir Republika.
Ia menambahkan, Tokopedia akan tetap beroperasi secara penuh dengan fokus pada peningkatan layanan dan pengalaman pengguna.
Sebelumnya, rumor mengenai rencana penutupan Tokopedia beredar di media sosial X. Akun @ecommurz, yang kerap membagikan informasi seputar industri perdagangan elektronik dan teknologi, mengunggah kabar tersebut pada Kamis (29/1).
Dalam unggahan itu disebutkan, Tokopedia akan dihentikan dan TikTok Shop akan memiliki aplikasi terpisah sendiri.
Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu spekulasi di kalangan pengguna serta pelaku industri digital.
Menanggapi isu tersebut, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan akan memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan kementerian serta instansi terkait.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi praktik yang merugikan konsumen di tengah dinamika transformasi platform digital.
“Konsumen tidak boleh dirugikan. Negara hadir melalui BPKN untuk memastikan hak-hak konsumen digital tetap terlindungi,” kata Ketua BPKN Mufti Mubarok dikutip Republika, Selasa (3/2).
Editor : Khatmansyah
