folkkalimantan.com, BANJARMASIN — Kegiatan reses Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Golkar, H.M. Rian Zulfikar, pada 2–5 April 2026 tak hanya menjadi forum penyerapan aspirasi warga, tetapi juga diwarnai aksi sosial dan dukungan langsung terhadap pelaku usaha kecil.
Di sela rangkaian reses di Banjarmasin Selatan, Rian menyerahkan santunan kepada pengurus Taman Pendidikan Alquran (TPA) Al Zydan di Kelurahan Kelayan Timur.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kegiatan pendidikan keagamaan di tingkat masyarakat.
Selain itu, Rian juga menunjukkan dukungan terhadap pelaku usaha mikro dengan memborong dagangan sejumlah pedagang kaki lima.
Di Kelurahan Pemurus Baru, ia membeli habis dagangan pelaku UMKM gerobak mie ayam dan pentol gorengan yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan reses.
Langkah tersebut, menurut Rian, merupakan bentuk sederhana untuk membantu perputaran ekonomi masyarakat kecil, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin hadir tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya itu, dalam kegiatan lain di Kelurahan Basirih Selatan, Rian juga membagikan tumbler air minum kepada warga sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Meski diwarnai kegiatan sosial, reses tetap dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan.
Mulai dari penanganan banjir, kebutuhan infrastruktur lingkungan, hingga kendala akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
Rian memastikan seluruh aspirasi tersebut akan dibawa ke forum pembahasan bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di DPRD Kota Banjarmasin agar dapat ditindaklanjuti.
Kegiatan reses ini turut dihadiri unsur kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, perwakilan Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin, serta perwakilan Dinas Sosial dan Dinas Permukiman Kota Banjarmasin.
Melalui pendekatan yang memadukan fungsi representasi dan aksi sosial, reses diharapkan tidak hanya menjadi ruang dialog, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Editor : Ahmad Rifai


