![]() |
| Foto-Dok/CNN Indonesia |
FLOKKALIMANTAN.COM, JAKARTA —Liverpool kembali tampil mengecewakan. Bermain di Anfield, The Reds justru dihajar PSV Eindhoven dengan skor telak 1-4 pada matchday kelima Liga Champions, Kamis (27/11) dini hari WIB.
Sempat menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1, Liverpool justru tumbang di babak kedua. PSV tampil lebih agresif dan sukses menambah tiga gol, membuat Anfield terdiam dan menyisakan kekecewaan mendalam bagi pendukung tuan rumah.
Kekalahan telak ini bukan hanya menyakitkan dari segi skor, tetapi juga melahirkan tiga rekor buruk yang mencoreng catatan Liverpool.
1. Tiga Kekalahan Beruntun dengan Selisih Tiga Gol Lebih
Untuk pertama kalinya sejak Desember 1953, Liverpool menelan tiga kekalahan beruntun dengan margin tiga gol atau lebih. Sebuah rekor kelam yang hampir satu abad tidak pernah muncul lagi.
2. Kebobolan Tiga Gol atau Lebih dalam Tiga Laga Beruntun
Lini pertahanan Liverpool berada di titik terburuk. The Reds kebobolan tiga gol atau lebih dalam tiga pertandingan beruntun, sesuatu yang terakhir kali terjadi pada tahun 1992.
3. Sembilan Kekalahan dari 12 Laga Terakhir
Dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Liverpool menelan sembilan kekalahan. Catatan ini menyamai rekor periode November 1953–Januari 1954, ketika mereka juga terpuruk dengan sembilan kekalahan dalam 12 laga.
Kekalahan dari PSV menambah daftar panjang masalah Liverpool di awal musim ini. Baik di Liga Champions maupun Liga Inggris, posisi mereka berada di papan tengah: peringkat 13 di Liga Champions dan peringkat 12 di Premier League.
Namun masih ada secercah harapan. Dengan total 24 tim yang berpeluang lolos ke fase gugur, kesempatan Liverpool untuk melaju tetap terbuka — meskipun perjalanan mereka jelas tidak akan mudah.
Sumber : CNN Indonesia
