Polisi Periksa Dua Pembuka Acara “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono

Polda Metro Jaya memeriksa dua orang saksi berinisial DWN dan AAD yang diketahui berperan sebagai pembuka acara (opener) dalam pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea. Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi. Foto-net

FOLKKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Polda Metro Jaya memeriksa dua orang saksi berinisial DWN dan AAD yang diketahui berperan sebagai pembuka acara (opener) dalam pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea. Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.


“Keduanya diperiksa sebagai saksi dan diketahui berperan sebagai pembuka acara pada kegiatan Mens Rea,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.


Budi menjelaskan, pemeriksaan terhadap DWN dan AAD dilakukan untuk mengklarifikasi penyelenggaraan acara, rangkaian kegiatan, serta materi yang disampaikan dalam pertunjukan tersebut.


Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga menjadwalkan pemanggilan terhadap Pandji Pragiwaksono pada Jumat, 6 Februari 2026, terkait sejumlah laporan polisi yang ditujukan kepadanya.


“Saudara PP diminta hadir untuk klarifikasi pada Jumat (6/2) pukul 10.00 WIB,” kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa (3/2).


Menurut Budi, pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut atas lima laporan polisi yang berkaitan dengan objek yang sama. Penyidik memilih memanggil Pandji dalam satu waktu untuk efisiensi penanganan perkara.


“Ini undangan klarifikasi. Karena objek yang dilaporkan sama, penyidik mengatur agar klarifikasi dilakukan dalam satu waktu untuk lima perkara,” ujarnya.


Dalam penanganan perkara ini, Polda Metro Jaya telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi, termasuk saksi fakta dan ahli.


“Kami sudah melakukan pengambilan keterangan terhadap 10 orang, baik saksi maupun ahli, terkait substansi konten yang dilaporkan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin pada 20 Januari 2026.


Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono diketahui telah bersilaturahmi dan melakukan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Selasa (3/2), menyusul sorotan terhadap materi Mens Rea, khususnya yang berkaitan dengan isu keagamaan.


Pandji menyampaikan bahwa kedatangannya ke MUI bertujuan untuk menjelaskan konteks dan maksud pertunjukan serta sejumlah materi yang dinilai memerlukan penjelasan lebih lanjut.


“Saya datang untuk bertabayun, menjelaskan maksud dari pertunjukan saya dan dari sejumlah materi yang mungkin perlu dielaborasi lebih dalam,” ujar Pandji usai pertemuan di kantor MUI, Jakarta.


Sumber : Republika

Lebih baru Lebih lama